Sunday, January 15, 2012

Cekakak Belukar


Cekakak Belukar atau dalam nama ilmiahnya Halcyon smyrnensis adalah sejenis burung raja-udang dari suku Alcedinidae (beberapa penulis memasukkannya ke dalam suku baru, Halcyonidae). Burung yang menyebar luas ini dikenal dengan banyak nama dalam bahasa Inggris, di antaranyaWhite-throated KingfisherWhite-breasted Kingfisher atau Smyrna Kingfisher.


Burung yang berukuran sedang, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 27 cm. Dominan berwarna coklat dan biru, dengandagu, kerongkongan dan dada berwarna putih.
Kepala, leher dan perut hingga pantat coklat merah. Sayap, mantel dan ekor biru menyala. Penutup sayap bagian atas dan ujung sayap coklat gelap atau kehitaman. Ketika terbang, sisi bawah sayap nampak biru dengan bulatan putih besar di tengahnya.
Iris mata coklat, paruh dan kaki merah. Dari segi penampilan dan perilaku, sepintas burung ini mirip kerabatnya: Cekakak Jawa (Halcyon cyanoventris) yang menyebar terbatas di Jawa dan Bali.

Burung ini menyebar luas mulai dari Timur Tengah, India, Tiongkok, Asia Tenggara, Semenanjung Malaya, Filipina, Kep. Andaman, dan Sumatra. Burung migran kadang-kadang sampai ke Jawa Barat.
Di Sumatra terutama menghuni lahan-lahan terbuka, wilayah pertanian dekat sungai atau badan air lainnya, termasuk dekat pantai. Burung ini lincah memburu aneka mangsanya: serangga besar, kodok, kadal, ular, hewan pengerat, dan bahkan juga burung-burung migran kecil yang kelelahan.
Kerap terlihat bertengger di dahan kering, tonggak, kawat listrik dan lain-lain tenggeran terbuka. Bersuara ribut sambil terbang, cikikikikikikikikiii..., atau memanggil sedih dari tenggerannya: ciririririririiii..ew berulang-ulang, nada di ujung menurun.
Cekakak Belukar bersarang di lubang pada tebing tanah atau batang pohon. Bertelur sejumlah 4-7 butir, hampir bundar dan berwarna putih.