Showing posts with label Merawat Lomba. Show all posts
Showing posts with label Merawat Lomba. Show all posts

Saturday, April 7, 2012

Merawat Lomba - Parkit


Gudang Burung - Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Kenari:
1. H-3 sebelum lomba, berikan buah Apel diselingi Kroto.
2. H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
3. 1 Jam sebelum di gantang lomba, berikan burung Telur Puyuh.


PENTING
• Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung Kenari lain.

Monday, April 2, 2012

Melatih Cendet


Cendet adalah burung sawah yang dapat menirukan suara burung jenis lain. Oleh karena itu Cendet mendapat julukan si burung sawah yang cerdas. Suara khasnya memang kurang enak bila di dengar, namun apabila ia sudah dimaster dengan suara burung lain maka suara yang dinyanyikannya akan semakin indah dan enak di dengar. Master yang baik untuk burung cendet ini adalah : cucak jenggot, love bird, cililin, belalang, burung gereja (sedang tarung), branjangan, ciblek, kenari dan jalak uret. Apabila cendet kesayangan Anda memiliki semua jenis suara burung master tersebut maka tinggal bagaimana melatih mentalnya saja agar tidak drop ketika berada di arena lomba atau kontes burung berkicau.


Menu utama pakan burung cendet adalah jangkrik. Disamping jangkrik extrafooding lainnya juga perlu diberikan semisal : kroto & ulat hongkong. Voer yang diberikan harus memiliki kandungan protein dan gizi yang baik. Merk tak jadi masalah boleh apa saja.

Ciri khas burung cendet adalah ekornya yang panjang dan akan meliuk-liuk jika sedang berbunyi. Sifat asli burung cendet adalah galak dan jika mematuk biasanya dia akan sekaligus menggigit dengan paruhnya yang tajam dan meninggalkan bekas gigitannya ditangan.


Namun apabila burung cendet ini kita pelihara sejak piyikan maka sifat galaknya akan sedikit hilang bahkan burung ini jika melihat tangan kita mendekat ia akan langsung turun seolah-oleh kita akan memberinya makan (jangkrik atau ulat).

Perawatan Cendet untuk sehari-hari ala penulis blog ini :

1. Jam 06.30 Burung dikeluarkan dari dalam rumah, kemudian buka krodong. Biarkan bunyi sampai jam 07.00. Kemudian baru dimandikan (disemprot).


2. Setelah dimandikan berikan jangkrik 10 ekor dan telor semut (kroto) secukupnya (1 sendok makan) itu sudah cukup, lalu dijemur hingga jam 12.00 siang. Setelah itu ambil kandang dan biarkan dulu dianginkan di teras rumah lebih kurang 15 menit. Kemudian tutup kandang dengan kerodong.


3. Jam 15.00 sore kandang burung kembali di buka kerodongnya dan langsung dijemur. Lantas burung dimandikan beri jangkrik 5 ekor dan kroto 1 sendok makan, langsung jemur. Proses penjemuran sampai jam 16.00 sore. Setelah itu burung di kerodong kembali dan tempatkan di dalam ruangan untuk istirahat.


4. Perawatan di atas dilakukan mulai dari hari Senin s.d. Kamis. Untuk hari Jum'at dan Sabtu menu jangkrik ditambah biasanya pagi : 10 ekor di tambah menjadi 15 ekor dan sore biasanya 5 ekor ditambah menjadi 7 ekor serta diberi ulat hongkong 3 ekor pagi dan 3 ekor sore hari.


5. Hari Minggu ketika burung akan di lombakan pemberian jangkrik dan kroto tetap hanya ditambah ulat hongkong 5 ekor menjelang lomba. Setelah lomba kaki cendet disemprot dan kembali di beri jangkrik 5 ekor. serta ulat hongkong 3 ekor.

Burung biasanya dilombakan 2 x dalam 1 bulan ini bertujuan agar stamina burung cendet tetap stabil. Bila stamina kurang baik akan dapat mempengaruhi mental dari burung cendet itu sendiri.

Merawat dan Melatih Cendet pasca ngurak harus lebih intensif lagi. Dikarenakan biasanya burung yang selesai ngurak staminanya masih lemah dan mentalnya sedikit ngedrop bila di hadapkan dengan burung sejenisnya. Burung cendet yang baru saja selesai mengalami proses ngurak harus lebih banyak asupan nutrisinya. Extra fooding seperti jangkrik diberikan sesuai / sama dengan takaran yang sama dengan sebelum ngurak begitu juga dengan yang lainnya. Burung-burung master usahakan selalu ditempel di dekat kandang cendet. Ini bertujuan agar suara isian tidak hilang.

Wednesday, March 28, 2012

Settingan Tledekan Untuk Lomba


Burung Tledekan dari segi fisik memang tidak begitu besar, namun memiliki sifat figthter (petarung). Makanan utamanya adalah kroto. Master yang baik untuk tledekan adalah antara lain : Cucak jenggot, Cililin, Love bird, Hma Mei, Kacer, Kenari. Perawatan sehari-hari burung tledekan adalah sebagai berikut :

  1. Pagi jam 06.00 burung dikeluarkan dari dalam rumah, kemudian buka kerodongnya biarkan bunyi-bunyi dulu untuk beberapa menit. Jam 06.30 burung di mandikan. Cara memandikannya bisa dengan disemprot handspray atau dengan menyediakan bak mandi kecil di dalam sangkarnya. Namun bisa juga di masukkan ke dalam bak keramba jika ia mau mandi sendiri. Jangan lupa untuk membersihkan sangkar, hilangkan semua kotoran yang melekat di kandang tersebut. Ada baiknya bila sangkar di bersihkan dengan menggunakan air yang mengandung antiseptik seperti : Aksepto Rodalon
  1. Jam 07.00 burung tledekan di jemur selama 3 jam. Sebelum dijemur berikan jangkrik 3 ekor, kroto sepenuh tempat makanannya (cepluk). Setelah proses penjemuran selesai kandang burung di turunkan dan jangan langsung di kerodong, biarkan di teras dulu beberapa menit untuk di angin-anginkan. Setelah dirasa cukup barulah di kerodong kembali untuk istirahat.
  1. Jam 15.00, Burung tledekan di keluarkan lagi, buka kerodong sangkar kemudian dianginkan lebih kurang 10 menit. Setelah itu burung di mandikan kembali sama halnya seperti pada pagi hari. Jam 15.30 burung di jemur hingga 17.00. Sebelum di kerodong cek makanannya. Kroto diberikan kembali apabila sudah habis dan tambahkan jangkrik 2 ekor. Barulah setelah itu di kerodong.
  1. No: 1 sampai dengan 3 dilakukan setiap hari dimulai dari : Senin hingga Kamis. Mulai hari Jum’at dan sabtu setelah di buka kerodong dan dianginkan lantas di mandikan sebelum di jemur berikan jangkrik : 5 ekor dan ulat hongkong 3 ekor serta kroto sepenuh tempatnya. Proses penjemuran bisa di tambah apabila memang tledekan tersebut tahan panas. Setelah di rasakan cukup lama turunkan kandang dari gantangan, di anginkan sebentar dan setelah 10 menit, tutup kandang dengan kerodong. Istirahatkan burung di dalam rumah. Sore hari jam 15.00 burung tledekan keluarkan kembali untuk mandi dan jemur serta extra fooding jangkrik dan ulat hongkong berikan kembali dengan takaran sama dengan menu pagi yaitu : 5 ekor jangkrik dan 3 ekor ulat hongkong.
  1. Minggu pagi jam 06.00 burung seperti biasa keluarkan dari rumah dianginkan dan tidak usah di mandikan , cukup bersihkan kandang dan periksa makanan serta minumannya. kroto berikan sepenuh tempat makanannya, jangkrik 5 ekor dan ulat hongkong ditambah 5 ekor setelah itu kerodong kembali. Burung siap di bawa ke arena lomba.

Sunday, March 25, 2012

Merawat & Melatih Cucak Rowo


Setelah cukup umur, burung muda hasil penangkaran, dikumpulkan dalam sangkar terpisah dari induknya. Maksud pemisahan ini antara lain:
  • Ada selera makan bila ada temannya.
  • Lebih merasa tenang.
  • Mengurangi perasaan gelisah pada saat dipisahkan.
  • Kemungkinan akan dijadikan induk baru.
  • Menghemat kebutuhan sangkar.
Dilihat dari berbagai segi, burung cucakrowo hasil penangkaran lebih baik kualitasnya dan memiliki kelebihan dibandingkan cucakrowo hasil tangkapan. Kelebihan-kelebihan tersebut antara lain:
  • Lebih jinak dan mudah beradaptasi, karena lahir dan dibesarkan di lingkungan keluarga.
  • Belum pernah tahu dan merasakan kehidupan di hutan sehingga tak ada rasa tertekan atau ingin hidup bebas.
  • Bentuk fisiknya bagus karena pemilihan induknya secara selektif.
  • Corak suara telah dapat diketahui berdasarkan induk yang menurunkan.
  • Kesehatannya terjamin karena terawat sejak telur menetas.
  • Seleksi ketat dan penangkaran yang terkontrol akan menghasilkan keturunan yang semakin hari semakin dapat ditingkatkan kualitasnya.
Kelemahan cucakrowo hasil penangkaran
Walaupun cucakrowo hasil penangkaran memiliki kelebihan, tetapi peternak perlu menguasai cara dan teknik melatih, agar burung cepat dan rajin berkicau dengan baik. Sebab, kelemahan burung hasil penangkaran adalah pada lagunya yang kadang kemasukan “suara setan” atau suara lain yang tidak kita inginkan misalnya suara ayam, perkutut dan suara hewan lainnya.
Dalam melatih cucakrowo muda perlu dipersiapkan langkah sebagai berikut:
  • Usahakan sangkar yang dipakai bukan sangkar yang baru, agar kepala dan bulu tidak rusak, akibat menabrak jeruji sangkar (sangkar lama jerujinya sudah tidak tajam).
  • Usahakan agar cucakrowo muda selalu mendengarkan lagu dan irama kicau dari cucakrowo yang sudah jadi , bagus bahkan pernah menjadi juara. Untuk lebih mudahnya, gunakan kaset rekaman burung cucakrowo juara.
  • Dapat pula digunakan master dari jenis burung trucukan. Karena burung ini memiliki banyak persamaan, baik bentuk maupun irama/ nada kicaunya, hanya suaranya lebih kecil. Kelebihan trothokan ini adalah banyak yang memiliki lagu ganda yang kini banyak digemari dan menang dalam lomba atau pameran.
  • Agar cucakrowo muda tidak takut, jangan didekatkan dengan burung yang telah jadi dan berkicau keras-keras. Bila perlu biarkan burung muda ini mendengarkan kicauannya saja, tanpa melihat burungnya. Setelah beberapa waktu dan kelihatan bahwa burung muda ini sudah agak pandai serta kuat mentalnya, boleh didekatkan dengan burung yang sudah bagus, agar terbiasa dan berani berkicau bersama bersahut-sahutan seperti saat berada dalam arena pameran.

Penilaian Lomba Perkutut


Gudang Burung - Setiap perlombaan , pasti ada kriteria-kriteria yang akan dinilai . Berikut akan saya sajikan cara penilaian lomba untuk burung Perkutut . Ayo kita lihat .




STEP/LANGKAH/JALAN/KATA/TUTUKAN
( 1 )   -    ( 2 )   -    ( 3  )  -   ( 4 )   -   ( 5 )   -   ( 6 )                (jumlah notasi)
Klau  -   Koong                                                                       =   2  step/langkah
Klau   -     Ke    -  Koong                                                        =   3  step/langkah
Klau   -     Ke    -     Te    -   Koong                                         =   4  step/langkah
Klau   -     Ke    -     Te    -      Ke   -  Koong                           =   5  step/langkah
Klau   -     Ke    -     Te    -      Ke   -     Te   -  Koong              =   6  step/langkah
B.      URAIAN KATA/EJAAN
1.       Angkatan     :     Klau  /  Kwau  /  Kleo  /  Klieng
Disebut        :      Membat  / Ngangkat
Angkatan     :      Huu  /  Hoo  /  Hor  /  Eu  /  Eung
Disebut        :      Datar  / Dorong
2.       Ejaan Tengah             :       ( A )       ( B )        ( C )       ( D )
                                          Ke     -    Te           Ke    -    Te       disebut      Dobel
                                          Ke     -    Te           Ke    -    Ke      disebut      Sari Dobel
                                          Ke     -    Te           Te     -    Te       disebut       Sari Dobel
Tengah Dobel maupun Sari Dobel terdiri dari   2 suku kata  (A B C D )
Jumlah Tutukannya    4  step/langkah.
                                        :    ( A )       ( B )        ( C )
                                              Ke     -    Te     -     Ke          disebut   Sari Ke Te   =   1.1/2
                                              Ke     -    Te     -     Te           disebut  Sari  Ke Te   =   1.1/2
                                              Te      -    Ke    -     Ke          disebut  Sari  Ke te    =  1.1/2
Sari Ke Te atau  1.1/2 terdiri dari   ( A ) ( B ) ( C )
1.1/2 Suku kata jumlah Tutukannya   3 step/langkah.
                                        :    ( A )       ( B )
                                              Ke    -    Te              disebut    Engkel          (1  kata)
                                              0       -    Te              disebut    Setengah     (1/2  kata)
                                              0       -    Ke             disebut    Setengah     (1/2  kata)
Engkel dan Setengah Kata terdiri dari    1  Suku Kata   ( A )  ( B )
Jumlah Tutukannya    2 .
Sedangkan Setengah Kata terdiri dari    ( B ).   1/2  Kata Tutukannya  1.
3.       Jumlah Seluruh Tutukannya
Dobel dan Sari Dobel               :  4 Tutukan  +  1 Angkatan  + 1 Ujung   = Jalan 6 (Enam)
Sari Ke Te / 1.1/2 Kata            :  3 Tutukan  +  1 Angkatan  + 1 Ujung   = Jalan 5 (Lima)
Engkel / Satu Kata                   :  2 Tutukan  +  1 Angkatan  + 1 Ujung   = Jalan 4 (Empat)
Setengah Kata                         :  1 Tutukan  +  1 Angkatan  + 1 Ujung   = Jalan 3 (Tiga)
4.      Suara Ujung
                  Ujung Bulat / Ngayun atau Berat      :    Koong – Toong – Keeng.


Panjang dan Lengkung atau Payung  :   Kwoong  - Twuong  - Keung
Datar Pendek / Arum                       :   Kho   / Kwok – Kuk / Twok – Kok / Kluk.
Pecah / Ngetoklak                           :   Klak – Kwak – Twak


Versi baru, suara ujung bertendi  lelah  atau  ngeloyor  panjang dan terkesan nelongso.
C.      KRITERIA / SYARAT  TIAP – TIAP TUTUKAN
1.       Suara Depan atau Angkatan :   Membat, Panjang, Bersih
2.       Suara Tengah atau Ke Te  : Renggang, Tebal dan Jelas,  Imbang/jangkep.
3.       Suara Ujung / Koong  : Panjang, Berat / Berbobot, Bergema / Kemlawung  (versi lama)
     Panjang, Berat/Berbobot, Ngeloyor / lelah atau nelongso (versi baru).
4.       Irama / Lagu  / style
-          Paduan atau dinamika  : Keserasian Suara Depan/angkatan, Tengah dan Ujung
-          Cengkok atau intonasi : Alunan Kata/tutukan  demi kata/tutukan
-          Jarak  atau spasi  : Jarak antara kata dengan kata
            Interval    : Jarak Bait ke Bit selanjutnya.
Apabila 3 (tiga) kriteria di  dalam kategori Irama memenuhi syarat, maka Irama akan terkesan    Indah, luwes, ayu  atau cantik.
5.       Kualitas Suara atau voice (Dasar – Khas):
-          Bersih                   :  Halus, Bening, Kristal
-          Kering                  :  Berdenting, Cowong
-          Tebal                    :  Berbobot, ngempel
D.      JUMLAH NILAI DI DALAM KONGKURS/LOMBA
Di dalam konfkurs atau lomba Burung Perkutut terdiri dari  5 (lima) Kategori. Tiap kategori harus memenuhi 3 (tiga) kriteria  (A  B  C ). Tip 1 (satu) kriteria mempunyai nilai tertinggi  3 (tiga) poin. Jadi nilai maksimal di dalam konkurs/lomba Burung Perkutut adalah  :  3 x 3 x 5 = 45  point.
Contoh penilaian:
Kategori               : 1. Angkatan                       =  3 point  x  3  kriteria  =   9  point
Kategori               : 2. Tengah                           =  3 point  x  3  kriteria  =   9  point
Kategori               : 3. Ujung                             =  3 point  x  3  kriteria  =   9  point


Kategori               : 4. Irama                             =  3 point  x  3  kriteria  =   9  point
Kategori               : 5. Kualitas Suara                =  3 point  x  3  kriteria  =   9  point


                                 Jumlah                 =  3 point  x 15 kriteria  = 45 point.

Sunday, February 19, 2012

Perawatan & Stelan Bururng Love Bird untuk lomba

 



Perawatan lomba untuk burung Love Bird sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan hariannya. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung Love Bird agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil.
 
Kunci keberhasilan perawatan lomba untuk burung Love Bird yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
 
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Love Bird:
  • H-3 sebelum lomba, tambahkan bijian Extra Fooding pada campuran pakan bijiannya.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 20 menit saja.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, berikan Kangkung segar.
PENTING
  • Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung Love Bird lain.
Koloni Lovebird
 
PERAWATAN DAN STELAN BURUNG LOVE BIRD PASCA LOMBA
 
Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
 
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Pasca Lomba untuk burung Love Bird:
  • Perawatan dan Stelan pakan dikembalikan ke Stelan Harian.
  • Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
  • Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.
Lovebird Merah
Burung Lovebird